SLAWI – Sebanyak 1.317 pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Tegal turut menyemarakkan ajang Islamic Youth Festival (IYF) 2026 yang diselenggarakan oleh Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Daerah Kabupaten Tegal.
Festival yang digelar pada September 2026 ini menjadi wadah pertemuan talenta-talenta muda Muslim. Para peserta berasal tidak hanya dari Sekolah Islam Terpadu (SIT), namun juga dari sekolah negeri dan swasta umum di wilayah Kabupaten Tegal.
Ketua JSIT Indonesia Daerah Kabupaten Tegal menyampaikan, IYF tahun ini mengusung tema “Membangun Ketahanan Kapasitas Spiritual, Intelektual, dan Entrepreneurship Generasi Milenial”. Tema tersebut diharapkan mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual dan mandiri.
Beragam cabang lomba dipertandingkan dalam festival tersebut. Di antaranya lomba tahfidz Al-Qur’an, mewarnai untuk jenjang TK, menggambar jenjang SD, serta cabang olahraga sunnah seperti panahan dan futsal. Selain itu, digelar pula olimpiade akademik meliputi Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab yang dilaksanakan secara online dan offline.
Menurut panitia, ajang IYF ini merupakan kompetisi terkurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), sehingga menjadi ajang bergengsi bagi pelajar untuk mengukir prestasi.
“Melalui IYF ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi secara sehat, menunjukkan bakat terbaiknya, sekaligus memperkuat ukhuwah antar pelajar se-Kabupaten Tegal,” ujar salah satu panitia.
Antusiasme peserta dan wali murid terlihat sangat tinggi. Lapangan dan ruang-ruang lomba dipenuhi semangat kompetisi yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan keislaman.
Dengan terselenggaranya IYF 2026 ini, JSIT Indonesia berharap dapat terus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 yang berkarakter, berprestasi, dan berakhlakul karimah.
















